Sukseskan Pilkada Belu, 620 Pengawas Jalani Rapid Test

  • Bagikan

TimorBerita. Atambua –Sebanyak 620 orang jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Belu dan tingkatannya menjalani pemeriksaan kesehatan Rapid Test.

Pemeriksaan Rapid Test dilakukan Tim Medis Rumah Sakit Sito Husada Atambua. Dan terpusat di aula Sekretariat Bawaslu Kabupaten Belu.

Dijawalkan pemeriksaan berlangsung tiga hari terhitung Kamis 26 – Sabtu 28 November 2020.

Koordinator Divisi SDM dan Data Informasi Bawaslu Belu, Gizela Lumis saat dikonfirmasi Jumat (27/11/2020) menjelaskan pemeriksaan rapid test untuk memastikan kesehatan jajaran pengawas Dan kesekretariatan agar semuanya sehat Covid.

Baca Juga:  Sehati Pimpin Pilkada Belu, Sahabat Tunggu C1 KWK

Langkah pencegahan sebagai persiapan untuk sukseskan Pilkada Belu 9 Desember.

Menurut Gizela pemeriksaan kesehatan berlaku untuk semua anggota komisioner Kabupaten, ad-hoc dan kesekretariatan.

Jumlah semuanya 620 orang dari Kabupaten, Kecamatan, desa kelurahan, dan pengawas TPS.

” Rapid Test selama 3 hari. Targetnya untuk hari ini 200 orang,” ujar Gizela.

Gizela berharap Bawaslu Belu memastikan jajaran Pengawas, agar tetap sehat terhindar dari paparan Covid – 19.

Baca Juga:  Lasarus Siki dan Dulce Saka Jadi Duta TTU Seleksi Paskibra

Sehingga tahapan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara pemilihan bupati dan wakil bupati, semuanya sehat.

Lanjut Gizele hasil rapid test jika ada yang reaktif tentunya isolasi mandiri selama 14 hari. Selanjutnya dilakukan rapid kedua 3 Desember.

Apabila yang bersangkutan masih juga reaktif akan dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW), khususnya Pengawas TPS.

Baca Juga:  Data Bencana Belum Sampai Kabupaten, Camat Sasitamean "Santai"

” Jika rapid kedua masih juga reaktif pihak medis akan berkoordinasi dengan gugus tugas Covid agar yang bersangkutan melakukan swab,” tandasnya. (Em/Nino).

  • Bagikan
error: Content is protected !!