Tabur Bunga di Taman Seroja Haliwen, Begini Suasananya

  • Bagikan

TimorBerita. Atambua || Taman Makam Pahlawan Haliwen Atambua Kabupaten Belu perbatasan Negara RI -Timor Leste, berbeda suasananya tepatnya Selasa (17/8/2021), sekira pukul 00.00 Wita tengah malam.

Bupati Belu Agustinus Taolin dan Wakil Bupati Belu Aloysius Haleserens, bersama unsur Forkopimda plus Kabupaten Belu mendatangi lokasi taman ini di malam sunyi itu untuk menabur bunga dan menyalakan lilin di pusara para pahlawan di taman Haliwen.

Tabur bunga dan pembakaran lilin dilakukan setelah melaksanakan apel kehormatan dan renungan suci oleh para pimpinan Forkopimda ini, digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT)-76 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga:  Uskup Atambua Resmikan Kantor Pusat Koperasi Credit Union

Hadir dalam apel kehormatan dan renungan suci Bupati dan Wakil Bupati Belu, Komandan Kodim 1605 /Belu, Komandan Yonif Raider Khusus 744 Tobir, Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL, Kapolres Belu, anggota TNI, POLRI dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Belu.

Apel kehormatan dan renungan suci yang digelar untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur di medan juang khususnya di Kabupaten Belu.

Baca Juga:  Senator Asal NTT Dukung Pertanian dan Pariwisata Belu

Kapolres Belu AKBP Khairul Saleh yang bertindak sebagai inspektur upacara, diikuti seluruh peserta yang hadir.

Berikut naskah apel kehormatan dan renungan suci yang dibacakan inspektur upacara Kapolres Belu AKBP Khairul Saleh

Kami yang hadir pada hari ini Selasa tanggal 17 Agustus 2021 pukul 00.00 Wita, pada upacara memperingati akan jasa-jasa para Pahlawan
TNI 9, Polri 4, Pegawai Negeri Sipil 1
Pejuang Rakyat 41, Pahlawan tidak di kenal 13 Jumlah 68 orang. Menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara -saudara sebagai pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan Negara dan Bangsa.

Baca Juga:  Ini Daftar Gaji Kades Sekdes dan Perangkat Desa Lainnya Setara PNS

Kami bersumpah dan berjanji Perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami pula dan jalan kebaktian yang saudara-saudara tempu adalah jalan bagi kami juga.
Kami berdoa semoga arwah saudara – saudara diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa serta mendapat tempat yang sewajarnya demikian. (Ren/ Dkib)

  • Bagikan
error: Content is protected !!