Potensi Kabur Timor Leste, Polisi Diminta Tahan Tersangka Penganiayaan Wartawan

  • Bagikan

Timorberita. Betun – Tiga saksi yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap wartawan media online gardamalaka.com, Johanes Seran Bria alias Bojes resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Reskrim Polres Malaka.

Kasus dugaan penganiayaan ini resmi ditingkatkan menjadi penyidikan setelah dilakukan gelar perkara. Tiga tersangka yakni RSK, SFK dan YS hingga kini belum ditahan Polisi.

Korban penganiayaan Johanes Seran Bria kepada media ini Minggu (25/10/2020) menuturkan dirinya sudah menerima surat pemberitahuan dari penyidik Polres Malaka terkait perkembangan kasus yang menimpanya itu.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Sapi Area Belu dan TTU

Kinerja penyidik sangat diapresiasi karena status kasusnya sudah ditingkatkan ke penyidikan. Proses hukum yang sedang berlangsung tentunya sangat dihormati.
Tetapi ia berharap ketiga tersangka segera ditahan sebab kawatir para pelaku bisa hilangkan barang bukti bahkan kabur dari kasus ini. Apalagi wilayah Malaka berbatasan langsung dengan Timor Leste.

“Kita hormati proses hukum ini. Tapi saya mohon sebaiknya tersangka ditahan saja. Kalau tidak ya bisa berpeluang kabur ke Timor Leste,” pinta korban.

Baca Juga:  Jika Bupati Ngotot Buka, Para Tokoh Agama TTU Minta Polisi Bubarkan Pameran Pembangunan

Johanes yang biasa di sapa Bojes menuturkan sesuai informasi ketiga tersangka sudah dipanggil Polisi pada Jumat kemarin untuk pengembangan kasus ini. Tetapi ketiga tersangka tidak mengiindahkan panggilan Polisi.

Sehingga ia kawatir jika kasusnya bisa digantung lantaran para tersangka tidak kooperatif , terbukti sudah di panggil tapi mangkir dari Polisi. Sehingga bila lambat bersikap bisa saja pelaku kabur menghilang.

Baca Juga:  KPU Tetapkan Tiga Paslon Bersaing Rebut TTU

“Saya kemarin di Polres. Saya heran Polisi sudah panggil tiga tersangka tidak mau datang. Aturannya biasa dua kali jika tidak datang bisa di jemput paksa,”ujar Bojes.

Sementara Kapolres Malaka, AKBP Albert Neno belum berhasil dikonfirmasi. Sudah di hubungi Kasat Reskrim Iptu Yusuf mengarahkan untuk konfirmasi langsung ke Kapolres.
Silahkan konfirmasi langsung ke Kapolres. Informasi satu pintu,” pinta Kasat Reskrim Iptu Yusuf. (Joka/tim)

 

  • Bagikan
error: Content is protected !!