Tersangka Pengeroyokan Wartawan Belum Ditahan, Korban Tidak Nyaman Sering Dibuntuti

  • Bagikan

Timorberita. Kupang –   Penyidik Kepolisian Resort (Polres) Malaka, hingga kini belum menahan tiga orang tersangka kasus pengeroyokan terhadap wartawan gardamalaka.com, Yohanes Seran Bria alias Bojes.

Buntutnya, korban merasa tidak nyaman dan takut saat beraktifitas diluar sebagai seorang jurnalis.

Lantaran belakangan ini selalu dibuntuti orang tak di kenal ketika dirinya hendak berjalan keluar untuk peliputan.

Korban Yohanes Seran Bria alias Bojes, saat ditemui di kediamannya di Desa Raimatus, Kecamatan Malaka Barat, Rabu (4/11/2020), menuturkan pasca kejadian kasus yang menimpanya, ia merasa gelisah, dan tak nyaman saat bepergian keluar rumah.

Baca Juga:  Aksi Pelemparan “Coreng” Pilkada Malaka, Pengamat Hukum Minta Usut Pelaku

Bahkan saat ini aktifitas liputan bahkan kegiatan keluarga pun di batasi tidak seperti biasanya.

Bojes mengaku belakangan ini ada orang selalu yang membuntutinya. Merasa kawatir bisa terjadi hal yang tidak diduga terjadi mengancam keselamatannya.

Berharap Polisi bisa mengambil sikap serius sebaiknya menahan tiga pelaku pengeroyokan yang sudah ditetapkan statusnya tersangka oleh penyidik Polres Malaka melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

“Kita hormati proses hukum dari Polisi. Tetapi sebaiknya sebaiknya para tersangka di tahan. Kalau masih berkeliaran saya kawatir keselamatan saya terancam,” pintanya.

Baca Juga:  Pengeroyokan Wartawan di Haitimuk Cukup Alat Bukti, Saksi Mengarah Tersangka

Menurutnya aksi premanisme yang dipertontonkan para pelaku dihadapan umum, sangat berani apalagi TKP pun di keramaian saja bisa bertindak preman apalagi di tempat sepih.

Jika pelaku masih dibiarkan berkeliaran tentunya bisa bertindak lebih di luar dugaan. Selain itu para pelaku bisa melarikan diri keluar daerah bahkan keluar negeri apalagi Malaka hanya berbatasan darat dengan Negara Timor Leste.

Bojes merasa heran saat berlangsungnya aksi pengeroyokan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), disaksikan langsung anggota Polisi termasuk Kabag OPS Polres Malaka.

Baca Juga:  Coret Warga Penerima Dana BLT, Kades Alas Malaka Dipolisikan

Bahkan untuk keperluan pengembangan penyidik sudah serahkan bukti berupa video asli kejadian, dan juga keterangan saksi-saksi.

“Kita sudah serahkan semua bukti yang dibutuhkan penyidik. Saya curiga jangan sampai kasus ini ada yang ikut intervensi karena sampai saat ini Polisi belum berani tahan para tersangka,” kesal Bojes.

Tiga tersangka pengeroyokan yakni Raimundus Seran Klau, Anggota DPRD Malaka Fraksi Golkar, Sergius Fransiskus Klau, alias Anarki, Ketua PAC Malaka Barat Partai Golkar dan Yohanes Seran alias Mugen anggota Angkatan Muda Partai Golkat (AMPG) Malaka. (Joka/ Tim)

  • Bagikan