Tim Pemenang SBS – DA Sasitamean Balik Haluan SN – KT Menang Telak

  • Bagikan

TimorBerita. Betun – Mantan tim pemenang SBS – DA pada pilkada Malaka 2015 berbalik haluan mendukung Paket SN – KT. Barisan mantan pendukung pilkada sebelumnya ini, pastikan akan menang telak di Sasitamean.

Hal ini disampaikan Mikhael Manek mantan tim pemenangan paket SBS-DA, saat kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Simon Nahak dan Louse Lucky Taolin, Paket SN – KT di Desa Naisau Minggu (15/11/2020) siang tadi.

“Pilkada 2015 paket SBS – DA menang telak di Sasitamean. Ini kali kita balik haluan 100 % dukung SN – KT pastikan menang telak di Sasitamean. Saya bukan sendiri tapi kami barisan besar,” tegasnya.

Baca Juga:  Optimis Menang Warga Kletek Nyatakan Sikap Dukung Paket SN - KT

Mantan Kepala Desa Manulea 2 periode ini membeberkan janji pemimpin sebelumnya pada kampanye 2015 kampanye di Sasitamean bukan sekedar janji.

Masyarakat di sumpah angkat 2 jari janjinya ketika terpilih akan memperhatikan Dapil 3.

Namun faktanya hingga hari ini bahkan Wabup DA meninggal janji itu tidak terlaksana.

Pasca pelantikan SBS – DA saya antar satu dua berkas anak anak Sasitamean namun di tolak SBS. Belum lagi janji yang lain,” kesalnya.

Menurut Mikhael pengalaman pemimpin selama lima tahun tentunya membuka mata hati masyarakat.   Saat ini masyarakat butuh pemimpin baru untuk perubahan Malaka.

Baca Juga:  Warga Eks Timor Leste Akui "Roh" Ludofikus Taolin Ada Pada Kim Taolin

Saat ini warga Sasitamean satukan hati bulatkan tekad untuk mendukung paket SN – KT.

” Lihat saja bantuan masyarakat hanya untuk kelompok tertentu. Termasuk sentuhan pembangunan tidak merata. Tapi  masyarakat tidak gentar sedikit pun. Masyarakat mendukung SN – KT sebagai solusi perubahan untuk Malaka,” tegasnya.

Dikatakan sebagai tim pilkada 2015 merasa kecewa dengan kepemimpinan periode ini.

Sebab masyarakat hanya di manfaatkan sebagai alat politik untuk melanggengkan kepentingan politik mereka dan melupakan masyarakat.

” Kampanye 2015 di Sasitamean bukan janji namun angkat 2 jari dan sumpah untuk meyakin masyarakat tetapi sumpah itu terakhir di lupakan,” kesalnya.

Baca Juga:  Gubernur NTT Terpapar Covid di Jakarta Keluarga Negatif

Ia menuturkan masyarakat kesal seorang raja yang sangat di hargai di wilayah dapil 3, tetapi diperlakukan seolah tidak ada kuasa.

Pernyataan bahwa wakil bupati tidak ada kuasa, tentu sangat disesalkan dan tidak pantas diucapkan.

“Mendengar wakil Bupati tidak ada kuasa, kami masyarakat dapil 3 kesal dan tidak simpati,” ucap Mikhael Manek.

Mikhael pastikan paket SN – KT menang dengan angka 80%. Ini komitmen mantan barisan pendukung pada Pilkada 2015, yang saat ini berubah haluan. (Joka)

  • Bagikan