Update Covid Belu, Positif 46 Kasus Ini Penyebarannya

  • Bagikan

TimorBerita. Atambua- Kasus pandemi Covid-19 di Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur terus melonjak dari sebelumnya zona hijau.

Meski begitu Satuan tugas penanganan Covid terus berupaya menekan kasus pandemi ini agar tidak menyebar luas di tengah masyarakat.

Sesuai rilisan data satuan tugas penanganan Covid Kabupaten Belu Sabtu, 23 Januari 2021 pukul 15:00 wita tercatat pasien terkonfirmasi positif Covid sebanyak 106 kasus. Pasien yang sudah sembuh 60 kasus sehingga tersisa 46 kasus.

Berikut penyebaran 46 kasus positif Covid yakni Kecamatan Kota sebanyak 7 orang sedang isolasi mandiri. Kecamatan Atambua Barat sebanyak 24 orang lagi isolasi mandiri.

Kecamatan Atambua Selatan sebanyak 10 orang sedang isolasi mandiri. Kecamatan Lasiolat terdapat 2 orang isolasi mandiri. Kecamatan Kakuluk Mesak terdapat 1 kasus isolasi mandiri. Kecamatan Tasifeto Barat terdapat 1 kasus isolasi mandiri. Termasuk 1 kasus dari Kabupaten TTU isolasi mandiri.

Baca Juga:  Siswa SMK Kusuma Atambua Tampilkan Busana Butik, Desain Pribadi

Jumlah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi Covid sebanyak 470 orang. Sudah selesai pemantauan 404 orang, dalam pemantauan sebanyak 66 orang.

Sedangkan jumlah pelaku perjalanan sebanyak 3.203 orang. Sudah selesai pemantauan 3.172 orang, dalam pemantauan 312 orang.

Data Suspek sebanyak 87 orang dan sudah selesai pemantauan sehingga suspek saat ini nihil. Sedangkan untuk kasus probable sebanyak 7 kasus.

Hingga saat ini jumlah total pemeriksaan swab sesuai hasil pemeriksaan PCR laboratorium RSUD W.Z Johannes Kupang, sebanyak 755 orang. Perinciannya 576 negatif dan 106 positif dan 73 sampel masih menunggu hasil.

Dari total 106 kasus yang terkonfirmasi positif Covid, sebanyak 60 kasus sudah sembuh 60 kasus sehingga tersisa 46 kasus.

Baca Juga:  Danau Tobir Jadi Wahana Wisata Gubernur VBL Lepas 1100 ikan Nila

Penanganannya 41 orang memilih isolasi dirumah, dan 5 orang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua.

Sedangkan orang yang reaktif hasil test rapid antigen sebanyak 345 orang.

Rincian rilisan berdasarkan data satuan tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Belu monitoring dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan Kabupaten Belu.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Christoforus M. Loe Mau saat dikonfirmasi Sabtu (23/1/2021) mengatakan bahwa data rilisan yang bersumber dari Satuan petugas Covid Belu bersifat resmi.

Data yang dirilis pemerintah melalui satuan tugas Covid Kabupaten Belu diumumkan setiap hari. Sehingga masyarakat boleh mengikuti perkembangan data Covid melalui media publik. Sebab belakangan muncul data postingan melalui media sosial dan pesan berantai melalui Whatsupp tanpa sumber yang jelas.

Baca Juga:  Presiden Instruksi Gubernur PSBB Diperketat Semua Daerah

Mohon masyarakat jangan percaya hoax. Data perkembangan Covid kami rilis setiap hari,” ujarnya.

Christoforus juga menghimbau masyarakat tetap waspada dan mematuhi protokol Covid. Menjalankan pola hidup sehat, menjaga jarak fisik saat beraktivitas, menghindari kerumunan.

Membiasakan diri untuk mencuci tangan menggunakan sabun dan wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

” Semua kita wajib patuhi protokol Covid dan jaga imun tubuh. Kita juga imbau warga Belu yang pulang dari luar terutama daerah zona merah agar melaporkan diri ke posko satgas penanganan Covid,” ujarnya. (Ren-05/TBC)

Editor Giovanni E. Neno

  • Bagikan