Uskup Atambua Bersuara Batalkan Pameran HUT Kefamenanu

  • Bagikan

ATAMBUA, Timorberita.com
Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku, Pr mendukung sikap rohaniawan Katolik sedekat Kefamenanu, menolak secara tegas pelaksanaan pameran pembangunan dan expo yang digelar Pemerintah Kabupaten TTU.

Dukungan sepenuhnya kepada para rohaniawan Katolik sedekat Kefamenanu ini dituangkan dalam surat dari uskup Atambua dengan nomor Pert. Nomor 180/2020 tertanggal 17 September 2020 dan ditandatangani oleh Uskup Atambua Dominikus Saku, Pr.

Dalam surat yang ditujukan kepada Romo Gerardus Salu,Pr ( Deken Kefamenanu), Bupati TTU, Kapolres TTU, Dandim TTU, FKUB TTU, Uskup Atambua menegaskan, pihaknya mendukung sepenuhnya sikap para pastor, suster, bruder dan semua rohaniawan sedekat Kefamenanu yang menolak secara tegas penyelenggaraan kegiatan pameran pembangunan dan ekspo yang dilaksanakan pemerintah kabupaten TTU.

Baca Juga:  Setahun Nasib Tak Menentu, Guru Kontrak Ancam Gugat Bupati TTU

Alasannya kegiatan akbar hari ulang tahun Kefamenanu berpotensi besar menjadi claster baru penyebaran Covid 19 di masyarakat TTU.

Selain itu, Uskup Atambua juga menghimbau, mengajak dan mendesak pemerintah kabupaten dan DPRD, TNI, Polri, LSM dan organisasi masyarakat untuk bekerjasama agar lebih ketat dalam pencegahan dan menyetop penyebaran Covid 19 dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan Covid 19.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Korban Penganiayaan Datangi Mapolres, Bupati Raymundus Diperiksa Awal Januari

Rupanya surat penegasan Uskup Atambua pasca hadirnya berbagai tekanan yang dikeluarkan Bupati TTU yang kontroversial di tengah wabah Covid-19.

Meski FKUB bahkan rohaniawan Katolik berjubah lengkap di bawah pimpinan Romo Gerardus Saku Pr, mendatangi DPRD TTU, Bupati dan Kapolres TTU untuk membatalkan kegiatan pameran dan Expo TTU.

Ironisnya aksi desakan protes dari berbagai komunitas agar kegiatan akbar ini tidak dilaksanakan. sayangnya sikap para rohaniawan Katolik dan sejumlah elemen masyarakat TTU belum sepenuhnya didengarkan Bupati TTU.

Baca Juga:  Enam Tahun "Gantung" Nasib 22 Desa, KM3N Kecam Bupati TTU

Buktinya, sesuai undangan pemerintah kabupaten TTU, pameran yang tertindas sejak Sabtu (12/9/2020) direncanakan akan dibuka secara resmi oleh bupati TTU, Sabtu besok pukul 09.00 wita. ( Rey d/ gio)

  • Bagikan