Vaksin Covid Belu Tersedia, Giliran Lansia Dan Guru

  • Bagikan

TimorBerita. Atambua || Sebanyak 260 vial multi dosis vaksin dari Bio Kimia Farma sudah tiba di Atambua, Selasa (4/5/2021). Jatah quota vaksin tahap III milik Pemerintah Kabupaten Belu, dikirim melalui kantor Pos Indonesia Cabang Atambua.

Saat ini vaksintersebut sudah diamankan di ruang penyimpanan gedung Farmasi Dinas Kesehatan Belu. Untuk selanjutnya disalurkan kepada sasaran penerima vaksin sesuai skema dan jadwal yang sudah di atur medis.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Belu Theresia M.B. Saik, saat dikonfirmasi pagi tadi menjelaskan kiriman vaksin covid tahap III sudah ada. Saat ini tersimpan di gudang Farmasi Dinkes.

Vaksin dikiriman melalui kantor Pos Indonesia Cabang ATambua, dan diterima langsung di Bandara A.A. Bere Tallo Haliwen, Atambua. Serah terima paket vaksin disaksikan aparat Polres Belu.

Baca Juga:  Empat Kasus di Belu, Dua Sembuh Dua Rawat Diluar

” Vaksin sudah ada. Kita terima pagi tadi dari Kantor Pos Indonesia. Sekarang lagi diamankan di ruang khusus penyimpanan sesuai standar suhu normal,” ujar Theresia, yang juga Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Belu.

Ia menjelaskan vaksin tahap tiga berasal dari Bio Kimia Farma sebanyak 260 vial multi dosis. Selanjutnya akan didistribusi untuk pemanfatannya sesuai skema yang sudah diatur untuk dilakukan vaksin.

Untuk vaksin tahap tiga, sasarannya lebih prioritas untuk lansia dan guru pendidik. Termasuk pelayan publik lainnya. Prinsipnya pemanfataan vaksin tentu disesuaikan dengan ketersediaan vaksin yang diterima.

Baca Juga:  PMKRI Kupang Gelar Webiner Vaksinasi Covid -19 Antara Bencana Atau Berkah

Ia berharap bisa ada lagi tambahan quota vaksin tahap berikut agar semua bisa divaksinasi. Hasil vaksin yang sudah berjalan berhasil menekan angka penyebaran Covid dari sebelumnya. Meski sudah mendapatkan vaksinasi diharapkan agar tetapi mematuhi protokol Covid.

Berikut rilisan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu
dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan di Kabupaten Belu. Data per Selasa, 4 Mei 2021 pukul 15.00 wita.

Rinciannya jumlah pelaku perjalanan total 3.907, selesai pemantauan 3.841, sedangkan masih dalam pemantauan 66.

Baca Juga:  Sudah Divaksin Tetap Jaga Protokol Kesehatan, Begini Komentar Ahli

Untuk data Suspek total 88 kasus semuanya sudah selesai sehingga pemantaun nihil. Kontak erat total 607 dan selesai 574, masih dalam pemantauan 33. Kasus terkonfirmasi total 250 kasus, sembuh 229, meninggal 13 kasus, sehingga tersisa 8 kasus. Data probable saat ini nihil, sembuh nihil dan meninggal 10 Orang.

Sedangkan total rapid antigen dengan hasil positif sebanyak 493. Total Swab 867 dengan hasil 631 negatif, 250 positif (236 SWAB PCR, 13 Rapid Antigen, 1 TCM) dan 17 sampel menunggu hasil. Saat ini 2 pasien yang sedang dirawat di ruang isolasi RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua. (ren/atuis)

  • Bagikan