Wabub Malaka Apresiasi Sikap Kritis Gemma Kefamenanu

  • Bagikan

Timor Berita.Betun || Wakil Bupati Malaka, Louise Lucky Taolin mengpresiasi sikap kritis Gerakan Mahasiswa Malaka (Gemma) Kefamenanu atas gelarnya aksi di momentum HUT Kemerdekaan RI-76.

Wakil Bupati (Wabup) Luise Lucky Taolin Rabu (18/8/2021) menuturkan aksi demo itu merupakan hak setiap warga untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Penyampaian pendapat dijamin konstitusi. Tentunya langkah yang di ambil Gemma Kefamenanu adalah untuk Malaka yang baik.

“Kritik itu baik untuk kita benahi pemerintahan ini sesuai dengan visi dan misi SN – KT. Sebab pemerintah yang anti kritik akan memimbulkan kemacetan dalam pelayanan publik bahkan dalam pengambil kebijakan,” tandas Wabup Malaka Luise yang akrab di sapa Kim Taolin.

Baca Juga:  Keluhan Wabup Malaka Dijawab Menaker RI, BLK Komunitas Siap Dibangun

Kim juga menyampaikan, bahwa perkembangan isu terkait tidak bertemu dengan masa pendemo hanya soal mis komunikasi. Sebab yang diminta minta itu hanya delegasi 5 orang namun massa aksi paksakan harus 10 orang tanpa ada hasil rapid tes. Sehingga ia berharap pengertian baik semua dan harus di pahami kondisi pandemi yang terjadi saat ini.

” Kita sedang di landa Covid dan dan saat ini sedang berlaku PPKM. Kita salut gerakan anak muda sebagai repsentasi rakyat untuk kontrol pemerintah. Kritikan terhadap pemerintah patut di apresiasi karena jelang masuk 100 hari kerja,” tandasnya.

Baca Juga:  SBS Sebut Jabatan Ibarat Game Over, Don Bere Resmi Plh Bupati Malaka

Menurutnya aksi mahasiswa mau mengingatkan pemerintah agar terus semangat bekerja melaksanakan program prioritas yang sudah di janjikan. Sehingga bersama Bupati sedang berupaya memaksimalkan program kerja walau masih di batasi pandemik Covid 19.

Ia menambahkan program 100 kerja sedang berjalan hasilnya akan di umumkan pada 4 Oktober. Audit anggaran sementara berjalan sedangkan 12 desa yang di rekomendasi ada mekanismenya tentu akan disampaikan kepada aparat penegak hukum (APH) dalam waktu dekat.

Masyarakat mohon bersabar semua akan indah pada waktunya. Ini soal waktu niat dan SN – KT soal pembangunan dan pemberantasan KKN di Malaka dalam komitmen SN – KT dan sementara berjalan,”ujar Kim Taolin.

Baca Juga:  Kepala Desa Adat Tamkesi Mengundurkan Diri, Masyarakat Datangi DPRD TTU

Aktifis Gerakan Mahasiswa Malaka (Gemma) Kefamenanu melakukan aksi damai di Betun Senin 16 Agustus 2021. Mahasiswa mengkritisi kerja 100 hari kepemimpinan Simon Nahak dan Kim Taolin.

Berikut pernyataan sikap Gemma Kefamenanu;

  1. Mengevaluasi hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Malaka
  2. Mengumumkan hasil audit kepada publik
  3. Bupati harus konsisten dalam janji politik tentang Penataan Kota Betun
  4. Merealisasikan janji politik memberikan kebutuhan air bersih bagi korban bencana alam
  5. Pemda Malaka perlu adanya koordinasi dengan PT IDK tentang kepemilikan lahan tambak garam. (Viki Bria/Red)
  • Bagikan
error: Content is protected !!