Wabup Malaka Ingatkan Petugas Pastikan Kesehatan Pelintas

  • Bagikan

TimorBerita. Betun || Wakil Bupati Malaka mengingatkan semua instansi teknis yang menangani pencegahan Covid-19 untuk lebih optimal. Perketat pos penjagaan pintu masuk wilayah Malaka, semua pelintas diperiksa terutama pelaku perjalanan dari daerah terpapar Covid-19.

Selain itu peran aktif dan kesadaran bersama semua komponen masyarakat termasuk pengaktifan Pos setiap desa sangat diharapkan. Langkah yang dilakukan bersama ini tentunya untuk menekan laju penyebaran Covid-19 yang belakangan ini terus meningkat.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Malaka Louise Lucky Taolin diruang kerjanya Selasa (13/7/2021) usai mengikuti virtual Rakor percepatan pencairan dana desa tahun 2021 dan Pencegahan Covid -19 yang dibuka Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.

Baca Juga:  Mahir Perbengkelan Setelah Dikirim Pemkab Belu, Begini Permintaan Pemuda

Kim Taolin panggilan akrab Wakil Bupati Malaka ini lebih lanjut mengatakan terkait pernyataan Gubernur sehubungan dengan pencegahan Covid-19, yang harus dilaksanakan di Kabupaten Malaka adalah bagaimana upaya seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama bekerja ekstra mencegah dan menanggulangi wabah ini.

Wakil Bupati Malaka ini mengatakan peran intansi teknis penanganan Covid harus bergerak cepat dan penanganannya tepat sasaran, melakukan langkah penanganan yang strategis termasuk pengelolaan anggaran dan pemanfaatannya benar benar tepat sesuai peruntukannya.

Baca Juga:  Ada PMH, Kasus Penyertaan Modal PD Mutis Jaya Naik Penyidikan

” Pos penjagaan harus diperketat, tim medis harus memastikan para pelaku perjalanan. Sehingga tidak membawa virus ini masuk ke wilayah Malaka,” tandasnya.

Wakil Bupati Malaka mengatakan jika seluruh kemampuan dikerahkan mengikuti anjuran pemerintah patuh dan taat terhadap protokol kesehatan, memiliki kesadaran untuk divaksin, maka Bulan Desember 2021 semua sudah bisa lepas masker.

” Ini arahan Bapak Gubernur dalam Rakor bersama itu. Kalau kita semua kerahkan kemampuan mengikuti anjuran pemerintah untuk menekan penyebaran Covid ini maka akhir tahun ini kita semua sudah bisa lepas masker,” sebut Kim Taolin.

Baca Juga:  Wabup Malaka Perintah Perketat Penjagaan Posko Nurobo

Sedangkan terkait penyerapan dana desa, Wakil Bupati Malaka mengatakan penyerapan dana desa untuk Malaka belum maksimal. Kendalanya masih lambannya pertanggungjawaban melalui SPJ yang memang menjadi syarat mutlak pencairan sehingga menyebabkan keterlambatan pencairan juga untuk desa lain yang SPJ sudah final.

” Melalui Dinas PMD saya minta untuk pertegas untuk kepala desa yang lamban SPJ. Jangan karena satu atau dua desa bermasalah imbasnya sampai ke desa lain yang laporannya sudah net dan selesai tepat waktu tetapi terhambat,” sebut mantan anggota DPRD NTT ini. (Kom/Vik)

  • Bagikan
error: Content is protected !!