Wakil Bupati TTU Beri Harapan Baru Bagi Warga Kampung “Gelap” Oetalus

  • Bagikan

TimorBerita.Kefamenanu || TAK terduga sebelumnya, warga Dusun 02 Desa Oetalus Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengh Utara, Selasa (11/5/2021) sekitar pukul 17.00 Wita, tiba-tiba dikunjungi orang nomor 2 Kabupaten TTU, Eusabius Binsasi.

Wakil Bupati TTU ini, mendampingi istrinya Ny. Susana Sarumaha Binsasi, untuk membagi kasih kepada warga di dusun tersebut yang pada badai lalu ladangnya mengalami kerusakan, juga tergolong ekonomi lemah.

Kehadiran Wakil Bupati TTU saat itu rupanya tidak disia-siakan begitu saja oleh warga Dusun 2 Desa Oetalus ini yang sejak lama dikenal hidup dalam suasana gelap gulita. Sebagian besar warga mengandalkan penerangan lampu tradisional dengan menggunakan sumbu minyak tanah atau lasim disebut lampu pelita.

Karena kondisi gelap gulita inilah yang mendorong warga di kampung yang jaraknya 500 meter dari gedung DPRD TTU, untuk menyampaikan keluh kesah kepada Mantan Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI. Warga Dusun ini berharap agar dalam masa kepemimpinan Bupati Juandi David dan Wakil Bupati Eusabius Binsasi bisa membantu mereka untuk keluar dari penderitaan kampung gelap gulita.

Baca Juga:  Akhiri Masa Jabatan, Mantan Bupati dan Wabup Belu Minta Maaf

Menurut warga setempat keluhan gelap gulita ini sudah jadi “nyanyian” wajib anak kampung dusun ini, dari waktu ke waktu. Nyanyian tentang, “listrik…, listrik…, oh… listrik, …sampai kapan engkau menerangi kampung kecil kami, di depan “hidung” gedung penuh wakil kami, yang setiap pagi dan senja menatap tarian dan lagu dahan cemara dan kicauan burung. Tapi di saat malam tiba, para wakil kami tak sanggup lewat karena ada geratakan gigi daun cemara dari balik gulita.

Namun jauh sebelum mendengar keluhan ataupun “kidung” warga kampung cemara ( Sebutan anak jaman new) yang disampaikan oleh ketua BPD Oetalus, Saferius Kefi.

Wakil Bupati TTU ini langsung menyampaikan kepada warga dusun yang terpisah dengan kampung induk Oetalus di jalur Kefa-Eban ini, bahwa permohonan warga di sekitar tentang listrik sudah diteruskan Pemkab TTU kepada PLN Kefamenanu. Sehingga tidak lama lagi kampung ini bisa menikmati listrik seperti kampung lainnya.

Baca Juga:  Pemkab TTU Belum Pastikan Penerbitan Kodefikasi 22 Desa

Pernyataan akan harapan ini lansung disambut tepuk tangan oleh warga setempat di rumah ketua lingkungan St. Bartholomeus Sasi, sore itu.

Kendati demikian di hadapan warga yang dihadiri oleh Kepala Dusun (Kadus) Yasintus Asuat, Wakil Bupati meminta untuk bersabar karena semua ini membutuhkan proses yang membutuhkan waktu.

“Saya sangat mengharapkan kepada bapak mama untuk bersabar. Tapi yang jelas ini sudah menjadi perhatian dari kami sebagai wakil dan bupati TTU,” ujar Mantan Kakanwil Kementrian Agama Provinsi NTT saat itu.

Sementara Ketua BPD Oetalus, Saferius Kefi saat itu mewakili pemerintahan desa dan masyarakat menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wakil Bupati dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK TTU walaupun bersifat pribadi.

Selain itu ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati yang mau mendengarkan dan memperhatikan keluhan warga Oetalus tentang listrik.

Baca Juga:  Hakim MK Tolak Petahana, Wajah Baru Pimpin Malaka dan Belu

Bahkan sangat mengharapkan, bantuan Pemkab agar dapat membantu mereka bebas dari penderitaan ini. Apalagi dusun ini adalah bagian barat dari pintu masuk kota Kefamenanu yang mestinya juga terang agar kota kefamenanu semakin hidup, cantik, indah dan menarik.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Kepala Dusun 2 desa Oetalus Yasintus Asuat, kepada media ini mengharapkan bantuan dari Pemkab TTU. Dia menguraikan kampungnya justru sangat dekat di depan gedung besar yang justru dengan malam hari penuh cahaya kemilau menerangi rumput yang bergoyang.

Sehingga warga sekitar menyebut kampungnya dengan sebutan kampung gelap.
Padahal kampung ini oleh sebagian anak muda Kota Kefamenanu menyebutnya dengan nama yang cukup indah yakni Kampung Cemara karena di kiri dan kanan banyak ditumbuhi pohon cemara, dari pintu masuk hingga batas kampung.

Semoga kehadiran Wakil Bupati TTU bersama istri di kampung ini membawa harapan baru. Doa dan rindu akan listrik dapat terwujud. ( Kenjam Damian/***)

  • Bagikan