Wakil Menteri PUPR Kunjungi Malaka, Jembatan Benenain Segera Diperbaiki

  • Bagikan

TimorBerita. Betun || Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jhon Wempi Wetipo, meninjau langsung jembatan Benenain, pada Rabu (21/4/2021).

Orang nomor dua pada Kementrian PUPR ini, mendatangi lokasi untuk melihat langsung kerusakan jembatan dan bendungan Benenain. Pemerintah pusat segera mengambil langkah penanganan untuk membangun kembali kerusakan pasca bencana siklon tropis seroja yang terjadi awal Februari lalu.

Wakil Menteri PUPR hadir bersama sejumlah pejabat Kementrian PUPR dan didampingi Penjabat Bupati Malaka, Viktor Manek, Sekda Malaka, Donatus Bere, Asisten I Setda Malaka Silvester Letto serta perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Malaka.

Baca Juga:  Penjabat Bupati Belu Serahkan LKPD & Siap Bantu Kelancaran Audit

Selain meninjau jembatan Benenain yang rusak dan pembangunan jembatan darurat, Wakil Meneteri PUPR ini juga memantau langsung bendungan dan saluran irigasi yang putus di Desa Boni, Kecamatan Malaka Tengah.

Jhon Wempi Putera Papua ini mengatakan kehadirannya di Kabupaten Malaka untuk melihat langsung kondisi jembatan dan bendungan Benenain yang rusak agar diambil langkah penanganan.

Baca Juga:  Wakil Bupati TTU: Spritualitas Pemuda Katolik dan Ajaran Sosial Gereja Sebagai Basis Nafas Gerakan

Wakil Menteri PUPR ini berharap agar Bupati dan warga memberikan kemudahan akses terkait penanganan darurat. Juga peminjaman lahan untuk keperluan menampung material pembangunan jembatan permanen.

” Sambil menunggu pekerjaan permanen yang membutuhkan waktu sekitar 18 bulan, kita pinjam pakai sementara lahan warga. Setelah selesai pembangunan maka lahan masyarakat dikembalikan,” tandas Mantan Bupati Jayawijaya dua periode ini.

Baca Juga:  Pidato Perdana Bupati Malaka Buka Bukaan

Ia menambahkan bencana badai siklon tropis seroja di NTT sebanyak tiga bendungan yang rusak yakni Benenain di Malaka, Mena di Kefamenanu TTU, dan Kambaniru di Sumba Timur.

Sehingga pemerintah pusat segera mengambil langkah penanganan secepatnya. Saemua sarana jalan, jembatan dan bendungan yang rusak akibat bencana, segera direhabilitasi kembali. (vigal/red)

  • Bagikan