Warga Marah, Rumah Kepala Dusun Dijadikan Tempat Maksiat

  • Bagikan

TimorBerita. Betun- Warga Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka, mengaku kesal terhadap sikap BM Kepala Dusun Raimaten, Desa Babulu Selatan.

Kekesalan warga muncul lantaran rumah pribadi oknum aparatur desa dijadikan sebagai tempat maksiat.

Hal ini terbukti saat warga menggrebek pasangan LL dengan Nyonya YS sedang berduaan di rumah Kepala Dusun Raimetan, pada Senin (5/1/2021) sekira pukul 24.00 Wita.

Pasangan yang bukan suami isteri hanya bisa pasrah saat digrebek di kamar tidur kepala dusun.

Warga pun terkejut rumah kepala dusun bisa dijadikan tempat maksiat. Mereka menduga lokasi rumah itu sudah kesekian kalinya menjadi pertemuan dua pasangan itu.

Padahal nyonya YS sudah berkeluarga, sedangkan LL lelaki asal desa tetangga juga sama statusnya.

Baca Juga:  Bupati Belu Gambarkan Visi Misi, Forkopimda Dukung Gerakan Perubahan

Kini suami Nyonya YS yang selama ini bekerja di Negeri Jiran Malaysia, dikabarkan sedang dalam perjalanan pulang kampunga halaman pasca mendengar peristiwa diawal januari kelam itu.

Warga pun mengaku kesal sikap BM Kepala Dusun, yang menampung warga luar bahkan rumahnya dijadikan tempat maksiat.

padahal sebagai aparatur desa harusnya menjadi panutan untuk melindungi warganya.

Tetapi yang terjadi BM diduga turut terlibat karena diduga melakukan pembiaran terhadap LL pria asal desa tetangga masuk ke rumahnya dan bersinah dengan perempuan yang sudah bersuami.

” Kita sangat kesal ko bisa LL dan YS berduaan di kamar tidur bapak dusun,” ujar Agustina Fouk saat ditemui di kampung Babulu Selatan, Jumat (22/1/2021).

Baca Juga:  Warga Hadang SN - KT di Jalan, Begini Alasannya

Menurut Agustina kasus amoral jangan disepelehkan tetapi harus diusut dan diproses tuntas karena merusak nama baik pamerintahan desa Babulu Selatan.

Sebab keterlibatan kepala dusun BM sangat jelas membiarkan rumahnya untuk menampung pria dari kampung tetangga di rumahnya untuk berselingkuh. Bahkan pasangan yang bukan suami isteri sampai melakukan persinahan di kamar tidur kepala dusun.

” Ini contoh aparatur desa yang tidak baik. Moral kepala dusun itu seperti apa ini. Pak Camat Kobalima juga Penjabat Desa Babulu Selatan, harus ambil tindakan. Sebaiknya berhentikan BM dari jabatannya,” ujar Agustina

Warga lainnya Arnoldus Bere berharap pemerintah desa melalui penjabat desa bisa bersikap tegas memberikan sanksi kepada BM. Harusnya menjadi panutan dan melindungi warganya bukan ikut mendukung perbuatan asusila.

Baca Juga:  Pers Dibungkam Kapolda NTT Dituntut Hentikan Pidana Dua Wartawan

Ia merasa heran kepala dusun bisa menampung orang luar dirumahnya dan melakukan perbuatan mesum. Untuk itu harus ada sanksi terhadap aparatur desa itu sehingga menjadi efek jerah dan contoh untuk lainnya.

” Sangat tidak baik bapak dusun menampung laki-laki dari luar untuk bersinah dengan istri orang dirumahnya. Kita punya aturan adat bapak Penjabat sebaiknya bersikap tegas ganti saja orangnya ,” ujar Arnoldus.

Sementara BM Kepala Dusun Raimetan belum berhasil dikonfirmasi. Media ini sempat mengunjungi kediaman BM tetapi rumahnya tertutup. Sempat dihubungi melalui handphone selulernya tetapi tidak tersambung. (Vik-06 /TB)

Editor Giovanni E. Neno

  • Bagikan
error: Content is protected !!