Warga Tuding Pembagian Bansos Syarat Kepentingan

  • Bagikan

BETUN,Timorberita.com – Realisasi bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten Malaka dinilai sangat politis. Alasannya hampir terjadi di setiap Desa ada warga penerima bansos di coret namanya tanpa alasan.

Seperti yang dialami warga Desa Motaulun Kecamatan Malaka Barat mempertanyakan bantuan beras yang disalurkan di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Kepada wartawan di Betun, Senin(28/9/2020) lima warga Motaulu yakni Agustinus Nahak, Nikodemus Bria, Paulus Klau, Tadeus Bria, dan Marselinus Klau mempertanyakan bantuan beras itu.

Baca Juga:  Berkas Tiga Tersangka P21, Kasus Bawang Merah Malaka Siap Disidangkan

“Perlu dijelaskan model bantuan beras yang disalurkan.
Apakah bantuan Covid atau PKH..? Karena bantuan itu disalurkan secara diam-diam dan nama penerima tidak diumumkan secara terbuka,” ujar Tadeus Bria.

Ia menuding bantuan beras sebanyak 74 karung ukuran 30 kg itu datanya syarat kepentingan karena data penerima sesuai keinginan aparat pemerintah desa setempat. Tanpa memperhatikan pemerataan dan kondisi penerima manfaat di saat pandemik Covid.

Baca Juga:  Perbaiki Jalan Longsor, Dinas PUPR Belu Bangun Kemah di Lokasi

Dikatakan, pemerintah harus adil dalam menyalurkan bantuan karena masih ada sejumlah warga yang belum menerima bantuan apapun. Padahal di masa pandemi Covid-19 masyarakat sangat membutuhkan bantuan sosial pemerintah.

“Beras itu diberikan kepada orang yang sama sekali tidak terima BLT, PKH, BST selama ini. Sehingga semua merasa diperhatikan. Tapi ini diberikan untuk orang yang sama,” tandas Tadeus.

Baca Juga:  Kesal, Kades Besikama Berhentikan Sebelas Anggota LPM

Ia merasa heran data penerima bantuan mengakomodir orang yang tidak ada di tempat bahkan ada yang meninggal juga didata sebagai perima BLT.

Warga mengancam masalah-masalah yang meresahkan ini akan dillaporkan ke DPRD Kabupaten Malaka untuk diselesaikan dalam rangka menjamin hak masyarakat di Desa Motaulun.

Sementara Kepala Desa Motaulun, Kecamatan Malaka Barat belum berhasil di konfirmasi, terkait tudingan keluhan warga. (Joka

  • Bagikan
error: Content is protected !!