Waspada Lonjakan Kriminal,Polres Belu Sita 259 Jerigen Sopi Kisar

  • Bagikan

TimorBerita. Atambua || Kepolisian Resort (Polres) Belu berhasil menyita 259 jerigen minuman keras (sopi) tradisional yang diangkut dari Pulau Kisar Wonreli, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku.

Anggota Satuan Resnarkoba Polres Belu menyita 1.295 liter sopi Kisar diatas dari atas dek “KMP Pulau Sabu” saat bersandar di pelabuhan Teluk Gurita Atapupu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Jumat (30/7/2021).

Sopi tradisional jenis Kisar Maluku ini menjadi sasaran target operasi Polisi sebagai langkah waspada untuk mencegah lonjakan kasus kriminal dan lakalantas yang dipicu akibat sopi di wilayah hukum Belu.

Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh saat menggelar press release di ruang loby Mapolres Senin (2/8/2021) menyebut bahwa informasi awal diangkutnya ribuan liter sopi dari Kisar Maluku didapat dari masyarakat bahwa ada pasokan sopi yang hendak di bawa masuk ke wilayah Belu.

Baca Juga:  Aksi Tim Patroli di Malam Pergantian Tahun di Atambua Kota Perbatasan RI -RDTL

Lanjut Khairul anggotanya pun langsung bergerak ke lokasi. Saat dilakukan penggeledahan di atas kapal ditemukan ribuan liter miras jenis sopi kisar yang disimpan didalam ruang gudang kapal bagian kiri dan kanan.

” Anggota kita berangkat ke TKP pada Jumat sekitar pukul 1.30 wita dini hari. Tiba di kapal, anggota menyisir kapal dan menemukan miras sebanyak 1.295 liter, yang dikemas dalam 259 buah jerigen yang di masukkan dalam karung putih. Sehingga langsung di angkut ke Polres,”tambah Kapolres Belu.

Baca Juga:  Terpapar Covid-19, Mantan Calon Bupati TTU Meninggal Dunia

Menurut Kapolres Belu ribuan liter ini diamankan Satuan Resnarkoba saat menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di pelabuhan Teluk Gurita dengan target narkoba dan minuman keras.

” Untuk mencegah dan memberantas penyakit masyarakat tentu kita terlebih dahulu mengumpulkan informasi di lapangan dan kita bergerak ke pelabuhan Teluk Gurita Atapupu,” tandasnya.

Kapolres Belu mengatakan, sopi menjadi salah satu penyebab tindak kriminalitas, sehingga selama ini Anggota Polres Belu terus berupaya untuk memusnahkan peredaran miras di wilayah hukum Polres Belu.

Baca Juga:  Polres Belu Gelar Operasi Rutin Tindak Premanisme, Warga Perbatasan RI -RDTL Aman

Ia juga meminta seluruh jajaran untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran alkohol. Sebab yang terjadi selama ini hampir setiap tindak pidana atau laka lantas terjadi akibat dipicu miras.

” Saya sudah berulangkali meminta anggota untuk mengambil tindakan tegas bilamana masyarakat masih memproduksi dan menjual miras khususnya miras tradisional,” tegasnya.

Mantan Kapolres Sumba Barat ini berharap dengan digelarkannya operasi penertiban sopi tradisional beberapa bulan terakhir ini bisa membuat efek jerah bagi para penjual minuman keras.

Hadir dalam rilis media Kasat Resnarkoba, Iptu Hadi Syamsul Bahri, Kasi Propam, Ipda Mahrim, anggota Resnarkoba, anggota Intelkam serta anggota Humas. (Timo/K-4)

  • Bagikan
error: Content is protected !!