Wow…!  Paket Desa Sejahtera, Sehari Keliling 11 Titik di Miomaffo Timur

  • Bagikan

Timorberita. Kefamenanu-Pasangan calon bupati dan wakil bupati TTU, Juandi David dan Eusabius Binsasi, gencar melakukan kampanye dipelosok kampung.

Terbukti Minggu (1/11/2020) paket Desa Sejahtera bersama tim pemenangan  dalam sehari berkampanye pada 11 titik di Kecamatan Miomaffo Timur.

Pantauan Timorberita.com di setiap lokasi kampanye dipadati masyarakat, untuk mendengar visi misi dan program kerja paket Desa Sejahtera.

Kampanye paslon nomor urut 3, David Juandi dan Eusabius Binsasi, didampingi tim juru kampanye Anggota Fraksi PKB DPR RI Edward Tanur, mantan Bupati TTU Gabriel Manek yang juga anggota Fraksi Golkar DPRD NTT saat ini, Kristoforus Efi Ketua DPD II Golkar TTU, Agustinus Siki, Anggota Fraksi PKB DPRD TTU, Hironimus Joni Tulasi, pengurus DPD II Golkar TTU dan Nedy Neonbeni fungsionaris DPC Partai Gerindra TTU.

Di setiap titik kampanye Paket Desa Sejahtera yang dikenal merakyat ini disambut meriah masyarakat. Paslon bupati dan wakil bupati, Juandi David dan Eusabius Binsasi bergantian orasi bersama tim jurkam.

Baca Juga:  Desa Sejahtera Janji PNS “Dibuang” Dikembalikan, Tenaga Kotrak Terima Haknya Awal Tahun

Di bidang kesehatan paket Desa Sejahtera akan memberikan pelayanan kesehatan gratis untuk semua masyarakat syaratnya cukup menunjukan kartu tanda penduduk (KTP).

“Salah satu program paket Desa Sejahtera berobat gratis. Masyarakat yang mau berobat cukup tunjukan KTP sudah bisa dilayani gratis, ” tegas calon bupati Juandi David.

Mantan Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten  TTU menegaskan rumah sakit, puskesmas hingga Polindes dilengkapi fasilitas yang memadai. Dan didukung tenaga medis lengkap dokter ahli, sehingga memudahkan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Bukan hanya itu Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) TTU, janji akan menaikan upah aparatur desa yang layak. Sebab tenaga aparatur desa sebagai penggerak di desa yang selalu dekat dengan masyarakat.

Baca Juga:  Masyarakat TTU Diimbau Pilih Pemimpin Rendah Hati

“Kita naikan upah aparatur desa, jabatan ketua RT selama ini Rp 75.000 kita naikan menjadi Rp 500 ribu perbulan,” tegas David.

Mantan Kepala Dinas Pertanian TTU menjelaskan Paket Desa Sejahtera, memiliki program pertanian, menyediakan air sebanyaknya untuk kebutuhan makan, minum dan kebutuhan pertanian. Dan setiap desa didampingi fasilitator pendamping desa.

“Untuk program pertanian kita menyediakan air berlimpah untuk semua desa,”tegasnya.

David menuturkan ketersedian air melalui instalasi dari sumber mata air, embung dan sumur bor untuk kebutuhan makan minum, ternak dan tanaman. Melestarikan lingkungan seperti menghijaukan sumber mata air.

“Kita datangkan air melalui
pembuatan cekdam, embung, sumur bor. Hutan harus di jaga sehingga debit air tersedia,” sebutnya.

Sementara calon wakil bupati Eusabius Binsasi mengatakan salah satu program paket Desa Sejahtera pengembangan populasi peternakan. Memberikan bantuan 5 ekor sapi per KK. Sehingga dalam jangka waktu 5 tahun berkembang hingga 40 ekor. Hitungannya melalui pengembangan peternakan dalam jumlah besar tentunya menghasilkan nilai ekonomis.

Baca Juga:  Kejutan Desa Sejahtera, Program Rumah Layak Huni “Plus” Lengkap Perabot

Mantan Dirjen Bimas Katolik RI menuturkan sebagai paket yang berlatar belakang birokrasi akan menata birokrasi pemerintahan. Aparatur yang selama ini di mutasi jauh dari keluarga akan dikembalikan.

Semua jabatan pimpinan yang lowong  diisi pemimpin defenitif bukan pelaksana tugas. Termasuk tenaga kontrak daerah SK nya diterima awal tahun, sehingga setiap bulan wajib menerima upahnya.

“Saya minta yang tenaga kontrak atau aparatur atau siapa saja tidak boleh datang menakuti orang tua kita,” tandas Eusabius.

Mantan Kepala Kanwil Agama Provinsi NTT menuturkan Paket Desa Sejahtera punya program bantuan rumah layak huni. Lengkap perabot empat kursi satu meja, tempat tidur plus spon bantal dan lemari. Anggarannya sudah dihitung sehingga masyarakat tidak perlu ragu untuk memilih paket Desa Sejahtera. (Gio/Tim)

  • Bagikan