Wow… Tokek Penghasil Cuan di Negara ini, Harga Tembus Rp 9.9 Juta

  • Bagikan

TimorBerita, Jakarta – Ada empat negara yang mempercayai Tokek menjadi sumber penghidupan untuk menghasilkan cuan, sehingga negara ini suka impor tokek dari Indonesia hingga dihargai 9.9 juta perekor.

Dilansir dari akun istagram @gtvindonesia_news, Selasa, 26 April 2022, keempat negara tersebut adalah, China, Taiwan, Hongkong dan Korea Selatan.

Kulit tokek banyak dimanfaatkan sebagai bahan kulit dompet dan tas. Alur motif kulitnya seperti ular atau malah lebih eksotis. Bisnis mulai terlihat secara profesional seperti di Madiun, Jawa Timur.

Baca Juga:  Solidaritas Korban Penembakan, DKI Beri Warna Bendera New Zealand di JPO GBK

Di China misalnya, Tokek dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit sehingga Negara tersebut mengimpor dari Indonesia dalam jumlah besar.

“Kementerian Pertanian Indonesia melaporkan, Jawa Timur mengekspor 2,9 ton tokek kering. Tokek dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit, tulis gtvindonesia.

Selanjutnya, Negara Taiwan pun mempercayai Tokek dapat menjadi obat.

“Sayangnya, terjadi kasus impor ilegal sehingga tidak kena pajak dan merugikan negara,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tampil Memukau di Rinhat, Simon Nahak Gunakan Dawan

Berbeda dengan China dan Taiwan, Tokek kering asal Indonesia dihargai mahal di Hong Kong karena ditangkap dengan cara tradisional.

“Ditangkap dengan cara tradisional sehingga kualitasnya alami dan bagus,” rilisnya.

Adapun Korea Selatan yang menganggapnya sebagai sumber penghidupan. Tokek dipercaya dapat mengobati AIDS dan lemah syahwat.

“Satu ekor tokek berukuran 300 g harganya bisa mencapai Rp9,9 juta,” sebutnya.

  • Bagikan