Wujudkan Koperasi Sehat, KPN Pengayoman Lapas Atambua Gelar RAT

  • Bagikan

TimorBerita, Atambua – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Atambua, fokus terobosan pengembangan ekonomi mikro.

Buktinya kehadiran koperasi KPN Pengayoman Lapas Atambua sudah memberikan bukti nyata.

Kegiatan koperasi ini meliputi bidang usaha pertokoan dan simpan pinjam dibawah binaan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Belu.

Koperasi ini beranggotakan seluruh Pegawai Lapas Atambua sehingga menganut asas dikelola dan dikembangkan dari dan untuk kesejahteraan seluruh anggotanya.

Koperasi KPN Pengayoman Lapas Atambua, menggelar Rapat Akhir Tahunan (RAT) Tahun Buku (TB) 2021, bertempat di aula Lapas Atambua, Sabtu 12 Maret 2022.

Pantaun wartawan, kegiatan RAT yang digelar menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hadir kegiatan RAT, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Belu, Anselmus Lopes, Kepala Lembaga Pemasyarakatan, Edwar Hadi, selaku pembina dan pelindung serta Badan Pengawas dan anggota Koperasi KPN Pengayoman.

Baca Juga:  Tiga Tersangka Alkes TTU di Pindahkan ke Kupang

Kepala Lapas Atambua Edwar Hadi saat membuka resmi RAT Koperasi Tahun Buku 2021 mengucapkan terimakasih kepada semua pengurus dan anggota yang sudah berperan aktif membesarkan koperasi tersebut. Koperasi ini selain menunjang kesejahteraan anggota juga ikut berkontribusi membantu memenuhi kebutuhan warga Binaan Pemasyarakatan.

“Selaku pembina dan pelindung, saya menyampaikan terimakasih karena dengan adanya Koperasi di Lapas sangat membantu kesejahteraan anggota dan secara langsung berkontribusi baik dalam memenuhi kebutuhan warga Binaan Pemasyarakatan ini melalui unit usaha pertokoan,” paparnya.

Kepala Lapas Atambua Edwar yang biasa di sapa Edo berharap pengambilan keputusan dalam RAT ini harus benar-benar menganut asas koperasi demi kemajuan bersama

Baca Juga:  Warga Binaan Lapas Atambua Maknai Aksi Puasa Jelang Paskah

“Dalam mengambil satu keputusan nantinya merupakan hasil dari musyawarah dan mufakat sesuai dengan prinsip dasar koperasi untuk kepentingan dan kemajuan seluruh anggota,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Badan Pengurus Koperasi KPN Penganyoman Lapas Atambua, Yohanes Aluman, memaparkan omset di masa pandemi Covid-19 per 31 Desember 2021, pada bidang usaha pertokoan sebesar 136.285.025,- (mengalami penurunan hingga 35,86% ). Sedangkan omset pada bidang simpan pinjam sebesar 558.000.000 (atau mengalami kenaikan sebesar 27,16%).

“Secara umum, administrasi KPN Pengayoman Lapas Atambua sudah tertata dengan baik sehingga sebagai upaya mewujudkan Koperasi sehat, KPN Pengayoman Lapas Atambua harus merencanakan peningkatan pelayanan kepada anggota melalui digitalisasi koperasi,” tandasnya.

Baca Juga:  Pasien Positif Corona Diperkosa Sopir Ambulans Sebelum Tiba di Rumah Sakit

Aluman berharap melalui pelatihan Digitalisasi Koperasi oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah kepada Pengurus dan Pengawas sehingga memiliki kompetensi unggul di bidangnya.

Sedangkan Ketua Badan Pengawas, Marhaban Subang saat menyampaikan laporan hasil pemeriksaan mengakui pengelolaan Koperasi menjadi sehat dan terus bertumbuh baik.

Ia berharap koperasi KPN Pengayom Lapas Atambua kedepan terus bertumbuh dan berkembang agar bisa menjadi harapan untuk semua anggota.

“Harapan kami, RAT tahun buku 2021 ini dapat memberi pengaruh positif terhadap tumbuh kembang koperasi KPN Pengayoman Lapas Atambua di masa yang akan datang,” ujar Marhaban. (Ren)

  • Bagikan